SIPAS

PENGELOLAAN SAMPAH

SIPAS · Inisiatif Lingkungan Hidup Desa

Bersama untuk Lingkungan yang Lebih Bersih & Sehat

Platform digital pengelolaan, edukasi pemilahan 3R, dan pelaporan tumpukan sampah masyarakat terpadu di Desa Jagapura Kulon. Laporkan masalah sampah di sekitar Anda, dan pantau proses pembersihannya secara transparan.

6+

Laporan Diterima

0%

Tuntas Tertangani

6

Klasifikasi Sampah

SIPAS Live Monitor
Status Kebersihan Terkini Wilayah Terpantau
Tingkat Penanganan 0% Selesai
Sampah Organik
Pengomposan Dapur
Kompos
Sampah Anorganik
Botol, Kardus & Logam
Daur Ulang
Limbah B3 Khusus
Baterai, Lampu & Obat
Khusus B3
Respon Cepat
Satgas Siaga 7 Hari
Pelacakan Real-time
Dengan Nomor Tiket

Lacak Progres Laporan Anda

Punya nomor tiket aduan? Periksa status pembersihan sampah di lapangan sekarang.

Tentang SIPAS

Solusi Cerdas untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

SIPAS menghubungkan warga dan pengelola kebersihan desa dalam satu ekosistem informasi yang transparan, mudah, dan mendidik.

Edukasi & Pengetahuan

Menyediakan wawasan menyeluruh tentang cara memilah sampah, pengomposan mandiri, dan prinsip 3R agar masyarakat dapat mengelola sampah dari sumbernya.

Pelaporan Terbuka

Memfasilitasi warga melaporkan tumpukan sampah liar atau titik kotor hanya dengan foto dan lokasi, tanpa birokrasi berbelit.

Monitoring Transparan

Setiap aduan diproses dengan nomor tiket resmi, sehingga warga dapat melihat langsung kapan petugas bergerak dan menyelesaikan laporan.

Pengamanan Limbah B3

Mengidentifikasi titik limbah berbahaya dan beracun seperti baterai dan bohlam lampu agar tidak mencemari air tanah pemukiman warga.

Klasifikasi Sampah

Kenali 3 Kategori Utama Sampah

Pemilahan yang tepat dari rumah adalah langkah awal paling berharga untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan dapat didaur ulang.

Sampah Organik

Sampah alami yang berasal dari sisa makhluk hidup dan mudah terurai oleh mikroorganisme tanah secara alami.

Contoh Bahan:

Sisa makanan, kulit buah, sayuran, dedaunan layu, ampas teh/kopi, dan ranting tanaman.

Potensi: Pupuk Kompos & Pakan Maggot Pelajari Selengkapnya

Sampah Anorganik

Sampah sintetis non-hayati yang memerlukan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai di alam.

Contoh Bahan:

Botol plastik PET, kantong kresek, kardus, kertas arsip, kaleng minuman, kaca, dan logam.

Potensi: Didaur Ulang Jadi Produk Baru Pelajari Selengkapnya

Limbah B3 (Berbahaya)

Limbah bahan berbahaya dan beracun yang dapat merusak kesehatan manusia serta mencemari lingkungan jika dibakar atau dibuang sembarangan.

Contoh Bahan:

Batu baterai bekas, lampu neon merkuri, botol obat kedaluwarsa, wadah pestisida, dan e-waste.

Penanganan Khusus: Jangan Dicampur! Pelajari Selengkapnya
Alur Pengaduan

4 Langkah Mudah Melaporkan Titik Sampah

Partisipasi aktif Anda membantu satgas bergerak lebih cepat membersihkan lokasi yang kotor.

01

Temukan Titik Sampah

Lihat tumpukan sampah liar, sampah kiriman di selokan, atau bak penampungan yang meluap di lingkungan Anda.

02

Ambil Foto & Lokasi

Ambil foto kondisi tumpukan sampah dengan kamera ponsel Anda dan catat alamat atau patokan jalan terdekat.

03

Kirim Laporan Online

Buka halaman Lapor Sampah di SIPAS, isi formulir singkat dalam 1 menit, dan Anda langsung menerima Nomor Tiket.

04

Satgas Membersihkan

Armada kebersihan desa menindaklanjuti ke lokasi dan Anda dapat memantau statusnya hingga dinyatakan tuntas bersih.

Mulai Buat Laporan Sampah Sekarang
Pilar Edukasi

Terapkan Gaya Hidup 3R untuk Bumi yang Lestari

Pengelolaan sampah yang ideal tidak dimulai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan dari kebiasaan sehari-hari di rumah tangga kita sendiri.

Reduce (Kurangi)

Gunakan tas belanja kain dan bawa tumbler pribadi untuk mengurangi produksi sampah plastik harian.

Reuse (Gunakan Kembali)

Manfaatkan kaleng atau toples bekas sebagai pot tanaman atau wadah penyimpanan serbaguna.

Recycle (Daur Ulang)

Kumpulkan botol plastik bersih dan kardus untuk disalurkan ke TPS 3R agar dilebur menjadi produk baru.

Buka Modul Edukasi Lengkap
FAKTA LINGKUNGAN

50% Sampah Rumah Tangga Adalah Sampah Organik

Jika setiap keluarga memilah sisa sayur dan buah untuk diolah menjadi kompos, kita dapat mengurangi separuh beban timbulan sampah desa dan mencegah gas metana berlebih di atmosfer.

Siap Memulai?
Simak panduan pembuatan ember komposter mandiri dengan langkah-langkah praktis dan mudah dipraktikkan.
Warta Lingkungan

Kabar & Informasi Terkini

Ikuti perkembangan aksi kebersihan, sosialisasi lingkungan, dan inovasi persampahan di wilayah desa.

PDF

Mahasiswa KKM UMC Kelompok 29 Bagikan Pupuk Cair Berbahan Limbah Rumah Tangga kepada Warga Jagapura Kulon

Artikel Kelompok29 KKM UMC

Waspada Limbah B3 Rumah Tangga: Mengapa Baterai dan Lampu Bekas Berbahaya?

Baterai bekas dan pecahan lampu neon mengandung logam berat merkuri dan timbal yang sangat beracun bagi manusia dan ekosistem.

Panduan Praktis: Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Cair dan Padat

Jangan buang sisa sayuran dapur Anda! Simak langkah mudah mengubahnya menjadi pupuk organik penyubur tanaman pekarangan.

Lihat Seluruh Berita Lingkungan
AKSI NYATA UNTUK DESA

Jadikan Desa Kita Lebih Bersih, Sehat, dan Nyaman

Laporkan tumpukan sampah yang mengganggu atau daftarkan akun warga Anda untuk mendapatkan riwayat pengaduan personal.

Buat Laporan Sampah Daftar Akun Warga